Naby Keita Mengalami Trauma Punggung Bukan Masalah Jantung

Naby Keita Mengalami Trauma Punggung Bukan Masalah Jantung. Naby Keita kembali ke Liverpool dengan jet pribadi dari Naples pada hari Kamis setelah menjalankan tes yang menegaskan bahwa dia tidak mengalami kerusakan tulang belakang dalam kekalahan Liga Champions oleh tim tuan rumah, Napoli.

 

Gelandang itu dinyatakan mengalami trauma punggung setelah menjalani scan di rumah sakit Cardarelli di Naples. Keita mengalami cedera setelah tabrakan dengan Jose Callejon dan langsung di bawa ke rumah sakit sebagai tindakan respn cepat pencegahan.

 

Ia dikabarkan akan pulang bersama tim Liverpool pada jadwal penerbangan mereka pada Kamis pagi. Pemain berusia 23 tahun itu diperkirakan akan memiliki penilaian medis lebih lanjut pada hari Jumat untuk menentukan apakah ia akan cukup fit untuk bermain melawan Manchester City di Anfield pada hari Minggu besok.

 

Liverpool telah menolak laporan yang mengabarkan bahwa Keita menjalani tes jantung di Naples. Laporan yang berasal dari Italia tak lama setelah pertandingan mengklaim pemain internasional asal Guinea itu pada awalnya akan menjalani pengecekan jantung. Sang gelandang yang sempat pingsan dengan masalah sirkulasi pernafasan saat bermain untuk RB Leipzig ketika melawan Wolfsburg pada Maret 2017, tetapi masalah cedera pada hari Rabu kemarin tidak memiliki hubungan sama sekali dengan yang pernah terjadi sebelumnya.

 

Dokter Ciro Mauro, Direktur Unit Kardiologi Rumah Sakit Cardarelli dan Koordinator Departemen Penerimaan Gawat Darurat mengatakan: “Keita sudah selesai (pemeriksaan). Dia berada di penerbangan ke Liverpool jam 2 siang. Dia tidak memiliki masalah kardiologis, itu hanya trauma punggung yang kuat. Dia melakukan scan MRI dan CAT untuk menyingkirkan masalah apapun pada tulang belakangnya. Ini tidak ada kaitannya dengan masalah kardiovaskular. Pemain itu tenang ketika dia pergi dan kedokteran Naples telah memberinya pernyataan kesehatan yang baik.”

 

Rekan Keita, Georginio Wijnaldum menggambarkan kekalahan Liverpool dan kinerja buruk sebagai sebuah pemeriksaan realitas tepat sebelum pertandingan menghadapi Manchester City. “Mereka lebih tenang dari kami terutama pada penguasaan bola, mereka bertahan dengan baik dan menghentikan kami dalam menciptakan peluang,” kata gelandang itu. “Itu bukan hari yang baik bagi kami.”

 

“Ini sebuah permainan yang bagus untuk dipelajari. Itulah yang akan kami lakukan, kami akan menganalisis pertandingan dan melihat apa yang bisa kami lakukan dengan lebih baik lagi. Ini adalah pemeriksaan realitas tentang bagaimana beberapa hal yang perlu difokuskan. Ini pelajaran yang bagus agar kita menjadi lebih baik. Kita harus menganggapnya sebagai pelajaran dan kemudian kita harus lanjut”, tutupnya kepada bandar ceme online.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *