Vardy dan Cahill Mundur dari Timnas Inggris

Vardy dan Cahill Mundur dari Timnas Inggris. Jamie Vardy dan Gary Cahill telah mengumumkan bahwa mereka mundur dari dinas internasional dengan Inggris kemarin, meskipun keduanya membiarkan pintu terbuka untuk kembali dalam keadaan darurat.

 

Striker Leicester Vardy, 31 tahun, dan bek Chelsea Cahill, 32 tahun, keduanya adalah bagian dari skuad Gareth Southgate yang mencapai semi-final Piala Dunia di Rusia kemarin. Namun, keduanya menyadari bahwa waktu bermain mereka terbatas dan percaya waktu telah datang untuk berkonsentrasi pada karir klub mereka.

 

“Ketika anda terpilih, anda ingin bermain. Jika anda bermain setiap minggu, seminggu untuk klub anda, anda ingin bergabung dengan timnas untuk bermain juga, “ ujar Vardy. “Jika itu tidak terjadi, maka bagi saya pribadi sekarang, pada usia ini, lebih baik berada di rumah, menghabiskan waktu bersama keluarga dan pelatihan dengan klub saya, bersiap untuk pertandingan berikutnya setelah jeda internasional.”

 

Vardy tampil di debut internasionalnya pada tahun 2015 setelah menghabiskan karirnya di liga Inggris yang lebih rendah dan telah mencetak tujuh gol dalam 26 penampilan untuk negaranya. Sebagian besar ia sering dijadikan backup untuk kapten Harry Kane di bawah asuhan Southgate, tetapi dia telah berjanji untuk membuat dirinya siap dipanggil jika pemain utama timnas seperti Kane dan Manchester United Marcus Rashford tidak bisa bermain ataupun cedera.

 

“Gareth mengatakan bahwa dia merasa saya masih bisa melakukan lebih banyak lagi, dan kami tidak menutup pintu sepenuhnya,” tambah Vardy. “Jika hal yang terburuk terjadi dan beberapa pemain cedera, maka jelas saya tidak akan mengatakan tidak.”

 

Cahill sendiri memiliki karir yang lebih berwarna di Inggris dengan 61 penampilan dengan melirik kembali ke tahun 2010 dan bermain pada setiap pertandingan untuk Three Lions di Piala Dunia 2014 dan Euro 2016. Namun, Cahill belum tampil untuk Chelsea musim ini di bawah manajer baru Maurizio Sarri dan mengakui masa depan klub adalah prioritas utamanya.

 

“Dalam hal masa depan internasional saya, saya pikir sudah saatnya saya mengambil langkah mundur,” katanya. “Sekarang saya merasa adalah saat yang tepat untuk melakukan itu. Saya merasa sangat bangga dengan apa yang telah saya capai dalam 60 penampilan, saya telah mengkapteni negara saya dalam beberapa kesempatan yang dimana itu merupakan sebuah kehormatan besar.”

 

Namun, Cahill juga membiarkan pintu terbuka untuk pemanggilan kembali jika dibutuhkan oleh Southgate. “Saya tidak akan pernah menutup pintu itu, jika saya dibutuhkan di esok hari maka jelas saya siap.” Southgate akan mengumumkan skuad pasca-Piala Dunia pertamanya untuk menghadapi Spanyol dan pertandingan persahabatan melawan Swiss bulan depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *